news & article

Huawei Kirin 970 Diklaim Sebagai Prosesor Pesaing Apple A11 & Snapdragon 835

Tak hanya sukses menyandang pabrikan handset, kabar terbaru menyatakan kalau Huawei juga ternyata handal memproduksi chipnya sendiri sejak peluncuran chipset smartphone artificial intelligence (AI) pertamanya, Kirin 970.

Berkat kesuksesannya menggabungkan kekuatan sistem berbasis cloud dengan kecepatan dan daya tanggap kemampuan asli prosesor AMD, Huawei mengklaim sanggup menghadirkan berbagai kelebihan yang tidak dimiliki prosesor sejenis lainnya, termasuk chipset mobile popular saat ini seperti Qualcomm Snapdragon 835, SoC kustomisasi A11 yang akan adopsi oleh Apple iPhone 8 generasi yang akan datang, atau bahkan keluarga Exynos dari Samsung sekalipun.

Seperti yang dikabarkan Nikkei Asian Review terkait pernyataan yang disampaikan oleh Richard Yu, CEO Huawei consumer business group, di ajang IFA Berlin beberapa waktu yang lalu, menyebutkan kalau prosesor Kirin 970 jauh lebih cepat, lebih baik dan lebih aman daripada yang ada saat ini di pasaran. Hal ini berkat dukungan teknologi canggih terbaru sehingga diklaim sebagai chip pertama yang memiliki unit pengolahan saraf di dalamnya, yang 20 kali lebih cepat dari unit pengolah pusat pada umumnya.

Kehadiran prosesor Kirin 970 ini dinilai sebagai salah satu terobosan besar bagi Huawei. Selain berjanji akan memberdayakan penggunaan teknologi AI pertama di aplikasi seluler, pabrikan handset dan chip asal Cina tersebut juga akan memungkinkan konsumen setianya mendapatkan suatu pengalaman AI dalam genggaman tangan mereka sendiri yang tidak pernah alami sebelumnya.

Kirin 970 adalah semacam silicon berukuran hanya satu sentimeter persegi (1 cm2) yang dibangun dengan menggunakan proses manufaktur 10 nanometer yang canggih, dan mengemas sekitar 5,5 miliar transistor di dalamnya. Chipset ini menawarkan CPU 8-core dan GPU 12-core, dan memiliki Unit Pengolahan Neural khusus (NPU). Sebagai cluster ARM quad-core Cortex-A73 GPU masa depan, Huawei mengklaim kalau Kirin 970 sanggup memberikan kinerja hingga 25x lebih baik dengan efisiensi 50x lebih besar. Atau dengan kata lain, Kirin 970 dapat melakukan tugas-tugas komputasi AI yang luar biasa, yang lebih cepat dan dengan kekuatan jauh lebih sedikit.

Menyongsong era baru yang lebih menggairahkan, Mobile AI = On-Device AI + Cloud AI Huawei berkomitmen untuk mengembangkan perangkat cerdas ke perangkat cerdas dengan membangun kemampuan end-to-end yang mendukung pengembangan chip, perangkat, dan sistem berbasis cloud yang terintegrasi. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan pengalaman pengguna yang jauh lebih baik, dan prosesor Kirin 970 adalah yang pertama dari serangkaian kemajuan baru yang akan membawa fitur AI yang hebat ke perangkat unggulannya mendatang sehingga mampu menghadapi persaingan pasar yang ada.

AI dengan cepat menjadi titik fokus utama di dunia mobile, yang dimungkinkan oleh perangkat keras yang semakin kuat dan efisien. Memanfaatkan kemampuan AI membuka peluang. Sebagai contoh, Asisten digital seperti Siri, Alexa, Google Now, Cortana, dan Bixby setidaknya kini telah hadir untuk merepresentasikan kehebatan AI di tingkat konsumen, meskipun masih terus pengembangan lebih lanjut ke depannya.

Kirin 970 kabarnya bakal memulai debutnya di handset Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro terbaru, yang akan diluncurkan pada 16 Oktober mendatang di Munich, Jerman.